KOTA BEKASI- detikinformasi.com : Bertepatan dengan peringatan hari ulang tahunnya yang ke-63, Hj. Nuraini Zaini, S.E., resmi meluncurkan buku terbarunya berjudul The Invisible Service — 9 Mantra Seni Memenangkan Hati. Acara syukuran dan peluncuran karya tersebut digelar di Graha Super Sambal, Grand Galaxy Park, Bekasi, pada Minggu (18/10/2026).
Kegiatan berlangsung hangat dengan dihadiri oleh jajaran keluarga, sahabat, rekan profesional, serta tokoh-tokoh dari pelbagai komunitas. Beberapa tamu undangan yang turut hadir antara lain motivator Guz Reza M. Syarief, Dr. Purindro Santoso (narasumber dokter hati), Pembina Himpunan Humas Hotel Henny Puspitasari, serta Ketua PD IPEMI Kota Bekasi Ayuni Mirlina.
Tampak pula perwakilan dari bermacam organisasi dan jaringan komunitas, seperti ALPPIND, Komunitas Pecinta Angklung Bekasi Sada Sasa (Satu Nada, Satu Rasa, Satu Cerita), alumni Libels, Paguyuban Eks Hotel Horison, hingga Ikatan Keluarga Minang Bekasi.
Rekam Jejak di Dunia Pelayanan dan Komunikasi
Nuraini Zaini mengawali langkah kariernya sebagai pramuniaga sebelum mengepakkan sayap di industri perhotelan nasional, termasuk di Hotel Horison dan Mercure Ancol. Pengalaman panjang di ranah hospitality, public relations, serta networking memberikan pemahaman mendalam baginya tentang arti penting ketulusan dan empati dalam berkomunikasi.
“Bagi saya, bertambahnya usia merupakan kesempatan untuk bersyukur, belajar, dan berkontribusi. Saya ingin terus berkarya serta berbagi pengalaman yang dapat memberikan manfaat nyata bagi orang lain,” ungkap Nuraini Zaini di sela-sela acara.
Seluruh dinamika perjalanan hidup dan kariernya kini terangkum rapi dalam buku The Invisible Service, yang dirancang agar relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, ranah bisnis, organisasi, maupun kegiatan bermasyarakat.
Buku “The Invisible Service”: Menyentuh Hati melalui Pelayanan
Melalui karya ini, Nuraini menekankan bahwa kualitas pelayanan tidak sekadar diukur dari kelengkapan fasilitas fisik atau prosedur standar yang terlihat (service excellence). Lebih jauh dari itu, pelayanan sejati tercipta dari sentuhan emosional (Sensation Service) yang membangun rasa percaya dan kenyamanan.
Gagasan utama buku ini dirangkum dalam pesan kunci: “Stop Serving. Start Touching Hearts.” Unsur-unsur mendasar seperti senyuman, kesantunan sapaan, kapasitas mendengarkan, serta apresiasi terhadap sesama menjadi bahasan utama yang ditujukan bagi para praktisi hospitality, pelaku usaha, pimpinan organisasi, hingga masyarakat luas.
Refleksi Usia 63 Tahun
Momen milad ke-63 ini dimaknai Nuraini sebagai pijakan untuk meneguhkan komitmennya dalam memperkuat jejaring antar komunitas, membagikan wawasan, serta mendukung pengembangan potensi generasi muda.
“Pencapaian seseorang tidak hanya diukur dari apa yang diperoleh, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar. Semangat belajar, berkarya, melayani, dan berbagi harus terus menyala,” pungkasnya.
Informasi Buku
-
Judul: The Invisible Service — 9 Mantra Seni Memenangkan Hati
-
Penulis: Aini Zaini
-
Fokus Pembahasan: Hospitality Excellence, Service, Communication, & Human Connection
Kontak Media
-
Narahubung: Hj. Nuraini Zaini, S.E. (Bunda Aini Zaini)
-
Telepon/WhatsApp: 0851-7445-4109