KOTA BEKASI — Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Bekasi sukses menggelar program Literasi Keuangan Keluarga bertema “Ibu Cerdas Finansial, Keluarga Tangguh dan Sejahtera” di Aula Universitas Muhammadiyah Bekasi Kerawang (UMBK) Kampus B, Jalan Dewi Sartika, Margahayu, Bekasi Timur.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan PDA Kota Bekasi serta perwakilan organisasi wanita Islam se-Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PD ‘Aisyiyah Kota Bekasi sekaligus Ketua Bidang 1 Forum Puspa, Diah Lestari Budiarti, SKM., MM., dalam laporan sambutannya.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan edukasi peran perempuan sebagai pengelola sekaligus mitra pengambil keputusan ekonomi rumah tangga. Diah juga menegaskan bahwa masalah finansial yang tidak dikelola dengan bijak seringkali menjadi pemicu utama konflik, tekanan psikologis, hingga kerentanan terhadap kekerasan ekonomi dalam rumah tangga.
Waspada Jebakan PayLater dan Utang Konsumtif di Era Digital
Menyoroti tantangan zaman, Ketua PD ‘Aisyiyah Kota Bekasi, Dra. Hj. Enny Pristini, berbicara di hadapan awak media mengenai berbagai ancaman di era digital saat ini. Menurutnya, maraknya penggunaan layanan paylater, pinjaman online (pinjol) ilegal, serta gaya hidup konsumtif dapat dengan mudah menjerumuskan keluarga ke dalam siklus utang yang tidak sehat.
“Literasi keuangan keluarga bukan hanya tentang mengatur pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga merupakan fondasi bagi terciptanya keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera,” demikian ditekankan dalam panduan program kegiatan.
Dukungan penuh turut disuarakan oleh pimpinan persyarikatan. Ketua PD Muhammadiyah Kota Bekasi, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh H. Ahmad Sugandi, S.H., M.M., M.A., menyatakan apresiasi dan dukungannya atas langkah ‘Aisyiyah dalam meningkatkan harkat serta martabat kaum wanita melalui penguatan kapasitas ekonomi keluarga.
Rangkaian Edukasi dan Praktik Perencanaan Keuangan
Berkolaborasi dengan Danamon Syariah serta Forum Puspa Kota Bekasi, acara ini diisi dengan sesi materi mendalam serta lokakarya praktis:
Pencegahan Kekerasan Ekonomi & Kesehatan Mental: Paparan materi oleh narasumber psikologi mengenai hubungan antara kondisi finansial, keharmonisan rumah tangga, dan upaya preventif kekerasan ekonomi.
Mitigasi Risiko Keuangan Digital: Edukasi dari praktisi perbankan syariah terkait pengelolaan cash flow keluarga, penyusunan anggaran bulanan, bahaya laten pinjaman konsumtif, hingga pengenalan solusi perbankan syariah.
Workshop Family Financial Plan: Sesi praktik langsung bagi para peserta untuk membuat lembar financial check-up, target dana darurat, hingga menyusun komitmen pengelolaan keuangan rumah tangga yang sehat.
Melalui sinergi multipihak ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu merapikan sistem keuangan rumah tangganya masing-masing, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan literasi keuangan di tengah komunitas masyarakat Kota Bekasi (goldy)