KOTA BEKASI – Suasana Mall Bekasi Junction mendadak riuh dan penuh semangat pada Minggu, 01 November 2026. Ratusan atlet muda dari berbagai klub terbaik se-Kota Bekasi berkumpul dalam gelaran Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo untuk menguji kemampuan, ketahanan fisik, dan mental bertanding demi meraih tingkatan sabuk yang lebih tinggi.
Di antara riuhnya dukungan orang tua dan sorakan semangat dari pinggir lapangan pada hari ini, ada satu nama klub yang mencuri perhatian lewat nilai dasar dan latar belakang pendiriannya yang mendalam: DAR Taekwondo Indonesia.
Klub ini didirikan oleh Ida Nengsih, atau yang akrab disapa Teh Ida, pemilik CV Nengsih Cemerlang Indonesia. Saat ditemui awak media di lokasi kegiatan hari ini, Teh Ida membagikan kisah haru sekaligus menginspirasi di balik berdirinya DAR Taekwondo. Nama “DAR” sendiri membawa filosofi mendalam, yakni singkatan dari Disiplin, Attitude, dan Respect.
“Klub ini terinspirasi dari perjuangan sang putra melawan bullying di sekolah. Dari sana, klub ini didirikan untuk membentuk karakter anak-anak agar tumbuh percaya diri, disiplin, dan berprestasi,” ungkap Teh Ida dengan mata berbinar penuh tekad.
Pada ujian kenaikan tingkat yang berlangsung hari ini, DAR Taekwondo menurunkan 6 orang atlet terbaiknya. Sabum Fiqi, pelatih utama di DAR Taekwondo, menyampaikan bahwa para peserta telah menjalani persiapan matang untuk menghadapi ujian teknik maupun fisik.
Dukungan Penuh Orang Tua dan Dampak Positif Anak
Kehadiran DAR Taekwondo Indonesia membawa rasa syukur mendalam bagi para orang tua murid. Pak Rio, ayah dari Kenan (5 tahun), mengaku senang dan kagum melihat perkembangan anaknya sejak bergabung. Menurutnya, latihan ini membakar antusiasme dan semangat belajar sang buah hati.
“Kesannya senang anak berlatih di DAR Taekwondo karena anak jadi antusias, sangat bersemangat. Untuk ke depannya, anak-anak diharapkan menjadi lebih kompetitif dan lebih semangat,” tutur Pak Rio.
Pernyataan tersebut turut diamini oleh ibunda Kenan. Menurutnya, olahraga beladiri ini menjadi wadah tepat bagi karakter anak yang aktif. “Sebenarnya Kenan ikut Taekwondo ini untuk menyalurkan energinya. Dari yang di rumah enggak bisa diam, jadi lebih tenang sekarang semenjak ikut Taekwondo di DAR,” jelas sang ibunda.
Hal senada disampaikan oleh Ibunda Alta, salah satu orang tua murid yang merasakan manfaat besar dari program latihan di DAR Taekwondo.
“Adanya kegiatan ini membuat anak lebih disiplin, bisa menyalurkan energi yang positif, terus juga bisa bergaul sama teman-temannya. Anak juga belajar mengandalkan kemampuan dirinya sendiri sekaligus melindungi dirinya,” kata Ibunda Alta.
Ketika ditanya alasan memilih DAR Taekwondo Indonesia sebagai tempat menempa sang anak, Ibunda Alta menyoroti faktor lokasi dan kualitas jajaran pelatih.
“Kebetulan dekat dari rumah, jadi anaknya lebih mandiri, bisa berangkat dan pulang sendiri. Selain itu, coach-nya sangat suportif, terus mendukung, dan selalu memberikan arahan. Misalnya kalau gerakannya masih kurang, diarahkan dengan benar-benar sampai ada perbaikan dan improvement dari anak-anak,” tambahnya.
Bermimpi Menjadi Atlet Nasional
Tidak hanya orang tua yang merasakan dampaknya, para atlet cilik DAR Taekwondo sendiri memancarkan aura pantang menyerah. Saat ditanya mengenai motivasi mereka mengikuti ujian kenaikan tingkat ini, dengan polos namun tegas, mereka menyuarakan cita-cita setinggi langit: ingin menjadi atlet nasional yang membanggakan nama Indonesia di kancah internasional kelak.
Melalui gemblengan Disiplin, Attitude, dan Respect, kegiatan UKT pada Minggu ini terbukti bukan sekadar momentum menguji fisik, melainkan bagian dari perjalanan pembinaan karakter yang mengubah ketakutan menjadi keberanian, serta menyalakan mimpi anak-anak Kota Bekasi menuju masa depan yang gemilang.